A Decade of Blogging

Time surely flies fast. It’s been 9 years since I first started blogging. A lot of things have happened in between. Started as an online diary, the blog has grown a lot, following the growth of myself.

The blog has sprung up a niche blog Ngasa Korea, as well as programming tips Meramu Koding. And just recently, the very blog A Jar of Minds has been redone with a new concept.

Profile Building

During the course of my career as an independent web developer, I have come to realize that it is important to build a profile, especially when you work independently. As a guy with multitude interests, my original website is sort of rujak in term of contents. Personal life stories and self reflections, rants, travel posts, programming tips, kpop, and so on, are scattered in A Jar of Minds.

Because I like to read blog, I truly understand the problem with too diverse subjects within a single blog or website. Suppose I want to read a programming tricks. I came to a blog via a google search. However, if I found the article is useful and interesting and want to read further of related contents, I would have to skip through a bunch of unrelated posts until I found one. Sure there is category list, but still, it’s not the best practice.

That’s why I decided to give my website, along with A Jar of Minds, a focus on programming with a professional profile. Talking about programming subjects, I have another blog before, Meramu Koding, which was branched from A Jar of Minds. Shortly, the blog will be merge back to A Jar of Minds, and Meramu Koding will be deactivated. And, all non-related posts will be removed from the blog.

While I’m on it, I also decided to rebrand my website jar2.net, including A Jar of Minds, with my new nickname: Rafferone.

Inkless Paper

With all these truncating and personal rebranding thing, that doesn’t mean old blog posts are gone. Those posts are now available at my new blog, Inkless Paper (which you are reading right now). The original blog will retain topics only related to programming, and my career as a web developer in particular.

What to read

Now that we have two blogs, which one to subscribe? Well, why not both? Haha. But it depends. If you are more interested in programming subjects, the original A Jar of Minds (now Rafferone) has them. If you are more interested in me (ahem), with some random posts, then go ahead reading Inkless Paper.

Uncluttering Blog

After a while, it feels like my blog has become cluttered. Just as cluttered as storing so many thoughts in the only one mind you own. Sometimes I couldn’t categorize what this blog is about. Is it about my personal life? Yep. Is it about my projects? Yep. About recent issues? Yep. About languages? Music? Games? Yep. Then what about the readers (i.e. you)? Who am I expecting to read this blog? What particular interests are they looking for? One post they might be reading about PHP tips, and the next post goes rants about traffic in Jakarta, then another post about cooking recipe.

Separating (online) work and personal life

Sometimes I envy guys from the other continents who have well balanced, separated work life and personal life. That’s not the case in our asian culture. Here work and personal lives know no border. Both are intertwingled. And look, my blog got caught in this situation too. In asian culture, balancing work and personal couldn’t be done simply by separating work time and personal time. Here people may call you and discussing work stuffs midnight. Furthermore I work a freelancer who am not bound within 9 to 5 office hours.

Reorganizing blog

Anyway, back to the topic. The merging of www.jar2.net and blog.jar2.net was one step to unclutter things and make it easier to manage. But then, it feels necessary to reorganize stuffs within the website, whether by splitting, recategorizing, or else, I don’t know yet which is better. Some other way I thought could be a better solution is limited by technical limitations. Still, many of those topics do not have enough posts to deserve a dedicated blog.

I guess I will just left it as it is now.

Update: Okay, now I have decided a formula to organize my blog posts. First, this blog will stay as a jar of minds. A container of rainbow cakes, err.. rainbow topics. Then when a particular topic has a few consistent posts, I would compile them into a series. Later, if there have been a significant amount of posts for a particular series, it would be time to create a dedicated blog for them.

Perjalanan Mencari Urban Oasis

Beberapa waktu telah berlalu sejak aku meluncurkan blog terbaru mengenai Urban Oasis. Ini merupakan salah satu target yang aku buat untuk tahun 2015, yaitu mencari dan mengumpulkan informasi tempat-tempat bersantai dengan nuansa alam di tengah-tengah kota.

Ya, menemukan nuansa alam di tengah kota, khususnya Jakarta, memang sebuah petualangan tersendiri. Coba tebak, di mana kita bisa menemukan hutan di tengah-tengah kota Jakarta? Jawabannya, di Srengseng! Selain itu masih ada lagi beberapa hutan kota di Jakarta. Namun sepertinya memang belum banyak yang tahu lokasi-lokasi tersebut.

Pernahkah kamu membayangkan ada hutan dan danau di tengah kota Jakarta?
Pernahkah kamu membayangkan ada hutan dan danau di tengah kota Jakarta?

Sampai sejauh ini sudah ada dua lokasi yang sempat aku kunjungi: taman kota Waduk Pluit, dan hutan kota Srengseng. Sesungguhnya di Jakarta sendiri rasanya masih banyak tempat-tempat yang asri, hanya saja tidak banyak dibicarakan orang. Jadi, daripada terus menerus bicara soal macet di Jakarta, politik di Jakarta, sampah di Jakarta, kejahatan di Jakarta, dan hal-hal lain yang bikin mumet, mengapa tidak kita mengubah citra kota Jakarta menjadi kota yang nyaman dengan mengangkat topik-topik yang sejuk seperti taman kota dan hutan-hutan di Jakarta? Jika ramai dibicarakan, siapa tahu ini akan mendorong pihak-pihak lain untuk turut membangun tempat-tempat asri yang baru, sehingga Jakarta menjadi semakin nyaman!

Bersantai sejenak di tengah keasrian alam memang sangat perlu untuk mengurangi tingkat stress hidup di Jakarta. Karena itu, mari kita berbagi informasi tempat-tempat sejuk nan alami yang ada!

Mengumpulkan Potongan Blog

Setelah 6 tahun sejak aku pertama kali menggunakan social media (dan nge-blog!) rupanya sudah cukup banyak online provider yang aku pakai. Penyedia-penyedia layanan datang dan pergi silih berganti. Dan kini aku baru saja selesai mengumpulkan serpihan-serpihan tulisan yang berserakan di jagat internet. Akhirnya aku memutuskan untuk memindahkan semuanya ke Blogspot, layanan blog yang masih eksis sampai sekarang.

Friendster

Friendster ini layanan yang pertama aku pakai saat awal-awal mengenal jejaring sosial di Internet sekitar tahun 2006-an. Masih belum mengenal blog. Posting di Friendster hanya sebatas berkirim testimonial saja (seperti guest book). Interaksi sosial di dunia maya masih lebih banyak menggunakan group SMS, dan instant messenger yang cukup populer di masa itu, Yahoo! dan MSN Messenger. Di tahun 2008-an Friendster menyediakan layanan semacam blog, yaitu bulletin board, yang mana di lingkungan aku penggunaannya hanya sebatas berkirim surat kaleng.

Multiply

Multiply merupakan salah satu jejaring sosial favorit aku, karena halaman profil di Multiply bisa di-customize sesuka hati dengan CSS dan HTML. Selain itu, kontennya lebih bervariasi dan tersusun rapi. Ada halaman profil, galeri foto, blog, dan sebagainya. Setiap postingan juga bisa dikomentari. Multiply ini bisa dibilang sebagai sarana blogging aku pertama kali.

Facebook

Pada tahun 2008 Multiply sempat diblokir di seluruh Indonesia karena sebuah kasus video kontroversial di YouTube. Kala itu aku mencoba Facebook yang memiliki fitur seperti Multiply, yakni bisa memposting beragam konten. Hanya saja, Facebook tidak bisa di-customize dengan CSS. Saat itu kustomisasi halaman profil dengan CSS (dan gambar-gambar GIF dan widget HTML) sangat tren sehingga Facebook tidak banyak penggunanya, setidaknya tidak banyak pengguna yang aku kenal. Karena tidak banyak teman yang menggunakan Facebook, maka aktivitas jejaring sosial aku masih lebih banyak di Friendster.

Blogspot

Tapi blogging di Facebook tidak senyaman Multiply. Maka aku mencoba-coba layanan blogging yang ada, termasuk Blogspot dan WordPress. Tapi Blogspot lebih mudah dipakai. Lantas beralihlah aku ke Blogspot dan blogging (walaupun tidak sering) di Blogspot selama 2 tahun.

WordPress

Setelah lebih mahir dengan dunia per-blog-an, aku mencoba kembali WordPress, dan merasakan bahwa WordPress jauh lebih komplit fiturnya. Hanya saja karena aku menggunakan WordPress.com, blog aku tidak bisa di-customize menggunakan tema sendiri, serta beberapa keterbatasan lainnya. Sejauh ini aku sudah cukup banyak mengutak-atik web menggunakan JavaScript, dan rupanya WordPress.com tidak membolehkan JavaScript. Aku menggunakan WordPress tidak cukup lama, sebelum kembali ke Blogspot karena masalah keterbatasan tadi.

Sekarang

Dan sekarang, aku masih menggunakan Blogspot, namun dengan custom domain. Berhubung nasib Multiply dan Friendster yang sudah tidak ada lagi, dan seluruh kontennya pun hilang, aku pun mempertimbangkan untuk menginstall WordPress di server sendiri. Tapi berhubung Blogspot ini merupakan layanan milik Google yang sudah beroperasi sejak lama, rasanya tidak apalah jika aku tetap memakai Blogspot sebagai sarana blogging untuk beberapa tahun ke depan. 🙂

Migrasi ke WordPress.com

Ya.. setelah 7 bulan berkutat di Multiply dan 2 tahun di Multiply dengan segala keterbatasan, kelebihan, dan crosspostingnya, akhirnya aku memutuskan buat pindah ke WordPress. =)

Sebenernya aku udah bikin akun ini dari tahun 2008, tapi dibiarin terbengkalai selama dua tahun cuma dengan the infamous “Hello World”nya saja… Tapi setelah dipikir2, ditimbang2, diukur2, dibanding2, yaaa this is my second post!! *jeng jeng jeng*

“Emang kenapa sih ko mesti pindah2 segala??”

Ya karena tadi itu, setelah ditimbang2, dan setelah login lagi ke WordPress.. ternyata wp-admin itu jauuh lebih ribet (baca: komplit fiturnya) daripada dashboard dan pengaturannya Blogspot..

Ada dua poin penting sih yang aku cari dan aku dapet di WP ini..

1. Statistics! Jujur aku ga suka sama pelajaran statistika.. tapi aku suka liat statistik pengunjung di web (jadi keliatan kan ada berapa yang baca)

2. Comments summary! Ini juga perlu nih, kalau ga ada summarynya kan repot juga mau liat komentar baru harus nyari di daftar postingannya satu2..

Ya walaupun poin ke dua ada di Multiply juga, tapi yang aku suka dari MP cuma crossposting featuresnya aja, tapi dari sisi customizablenya sih too much limited.

Okey okey okey, jadi kalau mau lihat2 tulisan baru, silakan mampirnya ke fujaru.wordpress.com ya..
Untuk postingan lama masih ada di fujaru.blogspot.com..
Atau silakan juga kalau mau mampir di blog terdahulu di fujaru.multiply.com =))

See ya on the next post!